Masihkah Kau Mencintaiku?

Sebuah pertanyaan yang terlontarkan saat kita ragu karena merasa pasangan kita berubah. Tapi bagaimana jika pertanyaan atas keraguan itu dilontarkan di depan publik, beranikah kita? 
Ada salah satu statiun TV yang mengangkat keraguan ini menjadi satu show. Pasangan-pasangan bermasalah di tampilkan dan diperlihatkanlah betapa keraguan akan masihkah pasangan mereka masih mencinta menimbulkan banyak drama. Dari satu kesalahan misalnya lupa hari ulangtahun bisa merembet sampai tahukah sang suami ukuran BH istrinya. Halah.. halah.. 
Sungguh satu acara yang saya sendiri tidak tahu apa maksud dan tujuannya. Diluar dari betapa sangat di dramatisirnya acara ini, saya tidak melihat ada satu hal yang bisa di banggakan dari membuka aib keluarga di depan publik. Jika memang ragu akan cinta sang pasangan, kenapa juga tidak di tanyakan langsung, privately. Kalau memang problemnnya sudah menjalar kemana-mana hingga harus mendengarkan third opinion, kenapa tidak melibatkan keluarga saja. 
Semua pasangan pasti punya masalah dan saya memang belum berkeluarga, tapi saya  tidak pernah memimpikan menyelesaikan masalah itu dengan mendaftar ke bang Helmi Yahya untuk diselesaikan  di RCTI pula. Apa memang ini yang disukai oleh pemirsa Indonesia? Tayangan ala sinetron yang mengorek-ngorek aib orang lain seperti infotainment? 
Atau apakah begitu susahnya  menanyakan langsung, “Masihkah kau Mencintaiku?”
Aaah.. saya tidak tahu. Saya hanyalah penonton TV Berita biasa yang males ngikutin sinetron walaupun sesekali nonton Insert Siang. 
😀 
Bagaimana dengan anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s